Paddle Pop Ice Cream

Sebuah suku pedalaman menemukan harta karun berupa ice cream. Lalu, segerombolan singa, yang dikomandani Padlle Pop mendatangi suku itu, bermaksud menguasai harta karun tersebut. Saling rebut pun terjadi. Namun, berakhir dengan damai. Proses perdamaian ditempuh dengan cara yang unik. Karena berbeda bahasa, maka komunikasi dilakukan dengan tari-tarian. Sayangnya, storyline ini terlalu pendek, sangat riskan untuk dapat segera dimengerti anak-anak yang menjadi target audien iklan ini. Menurut Tjiptoningtyas, hal ini disebabkan oleh terlalu pendeknya durasi iklan. "Tapi yang utama di sini adalah ada elemen tariannya. Tarian itu bisa ditirukan oleh anak-anak," papar animator iklan ini.